Iklan

Iklan

12 Tahun Jadi Anggota TNI Gadungan, Pria Asal Medan Diproses Hukum

Redaksi Net24Jam
03/08/20, 15:42 WIB Last Updated 2020-08-03T08:42:41Z
Ilustrasi Anggota TNI Gadungan.

Medan, NET24JAM - Seorang pria berinisial M (50), warga Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, yang sudah 12 tahun menjadi anggota TNI Angkatan Darat (AD) gadungan. Selama menjadi TNI gadungan, M mengaku bertugas di Denmadam I/BB.

Untuk meyakinkan orang-orang bahwa dia adalah tentara, M melengkapi diri dengan seragam PDL NKRI berpangkat Peltu, sepatu, baret, sangkur, dan sebuah pistol jenis airsoft gun.

Aksinya terbongkar saat pelaku menumpang sepeda motor petugas Babinsa Koramil 0201-145/Medan Baru, Serka H Purba di kawasan Jalan Luku, tidak jauh dari flyover Simpang Pos.

Saat itu, Purba curiga pada seragam PDL NKRI yang dipakainya.

"Serka H Purba melihat seragam PDL yang dipakai pelaku tidak sesuai aturan yang berlaku,” kata Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar, dikutip dari Kompas.com, Senin (2/8/2020).

Saat ditanya tentang KTA dan NRP, pelaku menjawab dengan berbelit-belit. Oleh Purba, M dibawa menuju ke Makoramil 0201-05/ Medan Baru.

Saat interogasi, M mengaku jika dia prajurit TNI gadungan.

"M akhirnya mengakui dirinya sebagai tentara gadungan," ujar Agus.

Pelaku telah menjadi TNI gadungan sejak tahun 2008, saat dirinya berhenti kerja sebagai sopir pribadi seorang perwira menengah (Pamen) berpangkat Kolonel.

Pihak TNI kemudian menyita KTP, SIM, dan kartu keluarga milik pelaku sebagai barang bukti.

Dalam semua dokumen tersebut, M mencantumkan dirinya sebagai prajurit TNI AD.

Selama menjadi TNI gadungan, pelaku sudah memanfaatkan identitasnya untuk mempermudah pengurusan seperti kredit sepeda motor, melamar kerja, dan masuk perguruan tinggi untuk anaknya.

Dalam hal ini, kata Agus, bukan hanya TNI yang dirugikan. Tetapi juga Polri melalui pemalsuan identitas pada SIM dan perintah melalui pemalsuan identitas pada Kartu Keluarga (KK).

"Kami, TNI AD melalui Kodim 0201/BS akan mengajukan tuntutan kepada pelaku yang kini telah diserahkan ke Polrestabes Medan untuk proses hukum selanjutnya," katanya.

Sementara, petugas Babinsa Koramil 0201-05/Medan Baru, Serka H Purba, yang berhasil mengungkap identitas M akan mendapat penghargaan berupa kesejahteraan atau kenaikan pangkat.

"Kepada semua warga Kota Medan agar tidak mudah percaya terhadap oknum-oknum yang mengaku sebagai prajurit TNI. Bila menemukan kasus serupa, ia pun meminta warga untuk segera kroscek dengan Babinsa atau Koramil terdekat," Agus Setiandar menandaskan. (*)

Sumber : Kompas.com 
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 12 Tahun Jadi Anggota TNI Gadungan, Pria Asal Medan Diproses Hukum

Terkait

Iklan