Iklan

Kerap Beraksi, Napi Eks Asimilasi Asal Belawan Ditembak Polisi

Redaksi Net24Jam
01/08/20, 21:06 WIB Last Updated 2020-08-01T14:06:58Z


Belawan, NET24JAM.id
- Seorang eks narapidana (napi) yang mendapatkan pembebasan bersyarat atau asimilasi imbas dari memutus mata rantai virus corona, kini berulah lagi.

Kali ini, ISMS alias Ipang seorang eks narapidana (Napi) yang dilepaskan karena program asimilasi Covid-19, kembali beraksi di Jalan Raya Pelabuhan Belawan Kecamatan Medan Belawan, Medan Sumatera Utara.

Warga Kampung Salam Kecamatan Medan Belawan ini diduga kerap melakukan aksi kejahatannya dengan modus operandi yang sama.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek HC, S.IK., SH., menjelaskan kejadian berawal saat pelapor berinisial HNP (korban-red) hendak menuju ke Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan dengan menggunakan angkutan umum. 

Lalu, tidak berapa lama di depan salah satu swalayan di Belawan masuk salah satu penumpang berjenis kelamin laki-laki (Tersangka-red) ke dalam angkutan umum tersebut.

"Melihat gelagat tersangka Ipang, korban sudah curiga dan ketakutan serta meminta supir untuk berhenti dengan maksud ingin keluar dari angkutan umum itu," jelas Kasat Reskrim, Sabtu (1/8/2020).

Ketika gerak-geriknya sudah diketahui, tersangka tanpa segan-segan mengacungkan pisau dan mengancam korban yang hendak keluar dari angkutan umum tersebut.

"Setelah mengancam dengan menggunakan pisau, tersangka merampas tas korban yang berisikan dompet, 2 unit Handphone dan perhiasan lainnya dengan total kerugian yang dialami korban sebesar Rp 30 Juta. Usai melakukan aksinya, tersangka melarikan diri," ungkap AKP I Kadek.

Mantan Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu ini menerangkan, mengalami kejadian tersebut korban merasa keberatan dan membuat Laporan Pengaduan ke SPKT Polres Pelabuhan Belawan dengan harapan agar ISMS alias Ipang ditangkap dan dihukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menindaklanjuti adanya laporan dari korban kejahatan tersebut, Polisi melakukan penangkapan pada saat tersangka Ipang melintas di Jalan Raya Pelabuhan Belawan. 

Ironisnya, ketika Polisi hendak melakukan penangkapan terhadap ISMS alias Ipang, tersangka melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri.

"Tim sudah memberikan tembakan peringatan namun tersangka tidak menghiraukan, dan akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah kaki tersangka," papar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut, AKP I Kadek mengemukakan, dari hasil interogasi tersangka mengaku sudah melakukan aksi kejahatannya sebanyak 7 kali dengan modus operandi yang sama.

"Tersangka juga merupakan Napi yang baru bebas dalam Program Asimilasi, dan juga Residivis Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas). Masih dilakukan pengembangan terhadap laporan-laporan yang ada sama kita, serta tidak menutup kemungkinan korban dari tersangka ini akan bertambah," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dipersangkakan Pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman Hukuman 12 Tahun Penjara. (Ridwan)

Sumber : Humas Polres Pelabuhan Belawan.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kerap Beraksi, Napi Eks Asimilasi Asal Belawan Ditembak Polisi

Terkait

Iklan