Iklan

Iklan

119 Korban Insiden Ciracas Melapor, 117 Diantaranya Masyarakat Sipil

10/09/20, 11:24 WIB Last Updated 2020-09-10T04:24:40Z



Jakarta, NET24JAM - Sebanyak 119 orang korban penganiayaan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI di wilayah Ciracas dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) lapor di Posko pengaduan yang dibentuk TNI AD.


Hal itu diungkapkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam keterangan persnya, Rabu (9/9/2020) di Markas Puspom TNI AD Jakarta Pusat.


"Dari 119 korban tersebut, 117 diantaranya merupakan masyarakat sipil dan dua orang lainnya merupakan anggota Polri.


Dudung mengatakan pihaknya juga telah memperpanjang posko pengaduan masyarakat yang rencana sebelumnya ditutup pada 6 September 2020 selama satu hari menjadi 7 September 2020.


Selain itu Dudung juga menerangkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan ganti rugi terhadap seluruh korban.


"Jumlah ganti rugi yang sudah dibayarkan langsung kepada masyarakat total keseluruhan ada Rp596.744.000., untuk sementara ditanggulangi oleh Pimpinan TNI AD yang pada dasarnya nantinya akan dibebankan kepada para pelaku," imbuhnya.


Sementara itu, total kerugian yang dialami oleh pihak kepolisian atas insiden tersebut, kata Dudung, mencapai Rp1.063.500.000.


"Dari pimpinan TNI AD akan mengganti kerugian tersebut namun atas kebijaksanaan Kapolda Metro untuk kerugian materil tidak perlu diganti dan akan diatasi oleh Kapolda Metro karena menurut Kapolda pada dasarnya TNI - Polri di lingkungan Jakarta ini tetap solid,"  sebutnya.


Dia menjelaskan hingga 7 September 2020 ada 23 orang yang mengalami kerugian fisik diantaranya penganiayaan, pembacokan, penusukan, pemukulan, bahkan ada yang dilindas sepeda motor.


"Selanjutnya kerugian materil ini ada 109 orang. Dari 109 orang, ada 13 orang yang mengalami penganiayaan dan kemudian kerugian materil. Salah satu contohnya, sudah dipukul dan motornya dirusak," kata Dudung.


Sebelumnya hingga Sabtu (5/9/2020) lalu, Dudung mengatakan pihaknya telah membayar ganti rugi dan santunan kepada sebanyak 118 korban dari insiden penyerangan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI di Ciracas Jakarta Timur dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu.


Total kerugian dan santunan yang sudah dibayarkan hingga Sabtu (5/9/2020) yakni sebesar Rp594.026.000. (*)


Sumber : Tribunnews.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 119 Korban Insiden Ciracas Melapor, 117 Diantaranya Masyarakat Sipil

Terkait

Iklan