Iklan

Iklan

Hujan Reda Banjir Pun Tiba, 'Lagu Lama' di Kota Medan Tak Kunjung Usai

09/09/20, 22:42 WIB Last Updated 2020-09-09T15:42:59Z

Banjir Rendam Pemukiman warga di Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan.

Medan, NET24JAM - Hujan deras yang mengguyur daerah Kota Medan membuat sejumlah Kecamatan di Ibu Kota Sumatera Utara ini kembali terendam banjir, Selasa (8/9/2020) malam.


Penyebabnya tidak lain karena buruknya drainase di beberapa Kecamatan di Kota Medan khususnya beberapa daerah di kawasan Medan bagian utara yakni Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Deli. Akar masalah ini ibarat ‘lagu lama’, tetapi hingga kini tak kunjung terselesaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko Medan).


Sesuai pantauan awak media ini, jalan-jalan dan pemukiman warga di kawasan tersebut penuh dengan genangan air.


Arie Kurniawan, SH., warga Jalan Rawe V lingkungan 7 Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, ia mengaku prihatin atas terjadinya kembali banjir yang melanda warga di daerah tersebut.


"Di Kelurahan Tangkahan yang terparah di lingkungan 6, 7 dan 8. Ketinggian air sudah sepinggang orang dewasa," jelas Arie kepada Net24jam, Rabu (9/9/2020).


Tokoh Pemuda di Kelurahan Tangkahan itu memaparkan, air banjir tersebut berwarna kehitam-hitaman dan berminyak yang diduga kuat tercemar limbah industri.


"Air banjir berwarna agak kehitam-hitaman dan berminyak yang diduga kuat tercemar limbah industri yang ada di Kawasan Industri Medan (KIM). Biasanya satu sampai dua hari pasca banjir warga mengeluhkan penyakit kulit ringan seperti gatal-gatal dan kutu air," papar Arie.


Selaku mewakili aspirasi masyarakat, dia berharap ada perhatian ataupun problem solving dari Pemko Medan terkait permasalahan banjir tersebut. 


"Hal ini bukan lagi banjir tahunan melainkan sudah banjir musiman. Karena setiap musim hujan, masyarakat sudah bersiap-siap mengalami kerugian, diantaranya perabotan rumah tangga rusak, lumpuhnya perekonomian warga sekitar disebabkan banjir," tuturnya.


Oleh karena itu, lanjut Arie, masyarakat mendesak Pemko Medan untuk segera melakukan peremajaan drainase khususnya di Kelurahan Tangkahan.


Selain Arie Kurniawan, hal senada juga disampaikan oleh Ismail seorang pengendara sepeda motor. Dia menerangkan genangan air akibat banjir juga merendam Jalan di Kelurahan Tanah Enam Ratus dan Kelurahan Terjun di Kecamatan Medan Marelan.


"Di Kecamatan Medan Marelan selain Jalan, daerah pemukiman warga pun terendam banjir. Sedangkan di beberapa tempat di seputaran daerah industri di Kecamatan Medan Deli, rumah warga banyak juga yang terendam banjir," ungkapnya.


Sudah lama menurut Ismail, persoalan ini dikeluhkan warga di kawasan Medan bagian utara terhadap pemerintah. Sebab, masalahnya ada pada drainase yang sudah tidak memadai. Rata-rata drainase tidak memenuhi daya tampung dan saluran air tidak lancar.


“Banyak drainase sudah lama dan ada pula di daerah pemukiman warga drainasenya tidak ada, tapi terkesan tidak ada perhatian dari pihak terkait. Air sudah meluap ke jalan seperti hanya menjadi tontonan, ini sudah biasa. Tak tahu kapan selesainya,” katanya.


(Ridwan)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Hujan Reda Banjir Pun Tiba, 'Lagu Lama' di Kota Medan Tak Kunjung Usai

Terkait

Iklan