Iklan

Iklan

Sidang Prapid Ketua KAMI Medan Ditunda, KAUM Sesalkan Sikap Hakim

27/10/20, 20:30 WIB Last Updated 2020-10-27T13:30:33Z



MEDAN, NET24JAM.ID - Sidang Praperadilan (Prapid) penangkapan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan Khairi Amri terpaksa ditunda karena pihak kepolisian sebagai termohon tidak hadir.


Sidang Prapid atas nama pemohon Asiah Simbolon selaku istri Khairi Amri ini berlangsung mulai pukul 10.00 Wib di ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri Medan, pada selasa (27/10/2020).


Pada sidang perdana itu dibuka  oleh Hakim tunggal Syafril P Batubara. Ironisnya hakim memutuskan menunda sidang dikarenakan termohon yang telah dipanggil tidak hadir. 


"Pengadilan Negeri Medan akan kembali memanggil termohon," ujar hakim.


Dalam sidang praperadilan tersebut, KAUM juga menyesalkan atas ketidakhadiran termohon yakni, Pemerintah RI cq Kepala Kepolisian RI cq Kepala Kepolisian Sumatera Utara cq Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan.


Sidang yang diwarnai hujan interupsi oleh kuasa pemohon yaitu dari Korps Advokat alumni UMSU (KAUM).


KAUM menilai akibat adanya sikap arogansi kekuasaan yang ditunjuk oleh hakim. Hal itu ditandai dengan tidak didengarnya usul, saran atau pendapat hukum dari kuasa pemohon, dan dengan seketika hakim menyatakan sidang dilanjutkan minggu depan dan memukul palu dua kali sebagai tanda ditutupnya acara sidang.


Mahmud Irsad Lubis dalam keterangannya menyampaikan, sangat kecewa dan menyesalkan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh hakim dalam sidang Prapid tersebut


"Seharusnya hakim mendengar aspirasi dari pemohon, bukan malah menunjukkan arogansi kekuasaan. Walaupun termohon tidak hadir, prapid ini kan sidang cepat yaitu 7 hari. Jadi tanpa kehadiran termohon seharusnya tetap dibacakan permohonan kami," ujarnya.


"Perlu saya tegaskan bahwa Prapid adalah lembaga sidang cepat yaitu 7 hari, jadi prosesnya bukan konvensional seperti sidang perdata tapi harus merujuk pada ketentuan KUHAP," tegas Irsad.


Sementara Istri Khairi Amri yaitu Asiah Simbolon mengaku kecewa atas sidang perdana tersebut.


"Bagaimana saya tidak kecewa, belum apa-apa sidang sudah ditunda. Harapan saya agar sidang tetap dilanjutkan," ungkap Asiah sembari meluapkan kekecewaannya.


Lebih lanjut,  Eka Putra Zakran atau sering Kepala Divisi Infokom KAUM menyampaikan, bahwa Sidang Prapid ini dikawal, diawasi dan dipantau oleh Komisi Yudisial (KY) penghubung Sumatera Utara. 


"Apapun yang terjadi selama proses sidang Prapid ini sejak dari awal hingga akhir, semua prosesnya diawasi dan dipantau, bukan hanya oleh masyarakat, tapi juga oleh lembaga yang berwenang dibidangnya," papar pria yang akrab disapa Epza ini.


"Kita berharap tadi Termohon Kooperatif untuk hadir, tapi faktanya mereka memang gak hadir. Semoga selasa depan hadir," pungkas Eka Putra.


Seperti diketahui, Tim hukum KAUM yang diketuai oleh Husni Thamrin Tanjung ini telah membuat pengaduan ke Komnas HAM RI, Ombudsman RI dan Komisi Yudisial RI 


(Red)


Sumber : Eka Putra Zakran.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sidang Prapid Ketua KAMI Medan Ditunda, KAUM Sesalkan Sikap Hakim

Terkait

Iklan