Iklan

Iklan

Tewasnya 6 Orang Anggota FPI, KAUM Minta Presiden Bentuk Tim Pencari Fakta

07/12/20, 19:57 WIB Last Updated 2020-12-07T12:57:17Z

Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) saat di Pengadilan Negeri Medan.

MEDAN, NET24JAM.ID - Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) mengecam tindakan penembakan yang terjadi terhadap rombongan Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan menewaskan 6 orang anggota FPI yang terjadi di pintu Tol Jakarta-Cikampek, pada Senin (7/12/2020).


Kadiv Litigasi KAUM Yusri Fachri menyatakan, usut tuntas penembakan 6 orang anggota FPI dengan membentuk Tim Independen Pencari Fakta, karena diduga terdapat banyak kejanggalan. 


"Apabila terbukti ada penculikan dan penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi, maka KAUM meminta copot Kapolri dan Kapolda Metro Jaya," tegas Yusri.


"KAUM mengecam keras tindakan penculikan dan penembakan yang menewaskan 6 orang anggota FPI yang mengawal HRS di Tol Cikampek itu," sebutnya.


Terpisah, Eka Putra Zakran, Kadiv Infokom KAUM ini menerangkan, KAUM turut berduka atas peristiwa penembakan terhadap rombongan HRS itu.


Peristiwa penembakan sadis tak beradab seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi, sebab mereka yang ditembak bukanlah anggota Terorisme atau Saparatisme dan bukan pula musuh negara.


"Apa yang terjadi kepada rombongan HRS di pintu Tol Cikampek merupakan sebuah peristiwa pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia dan Pemerintah dalam hal ini Presiden harus membentuk tim pencari fakta guna mengungkap fakta-fakta yang terjadi sesungguhnya dalam peristiwa penculikan dan penembakan tersebut," terang pengacara muda yang sering disapa Epza ini. 


"KAUM mengecam keras atas terjadinya perbuatan biadab dan tak berprikemanusiaan itu. Bagaimana mungkin orang tak bersalah ditembak mati, ini jelas pelanggaran berat dan pelakunya wajib diproses dan diberi hukuman berat," pungkas Epza



(Ridwan/Epza)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tewasnya 6 Orang Anggota FPI, KAUM Minta Presiden Bentuk Tim Pencari Fakta

Terkait

Iklan