Iklan

Iklan

Pengacara di Medan Dianiaya, Kapoldasu Diminta Tindak Tegas Pelaku

16/01/21, 12:36 WIB Last Updated 2021-05-24T04:03:18Z

Andi Ardianto, SH.

MEDAN, NET24JAM.ID - Seorang pengacara bernama Agung Harja ketika menjalankan profesinya menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tepatnya di Budi Cafe Jalan Setia Luhur (Jalan Melintang) Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.


Aksi penganiayaan itu terjadi pada Selasa 12 Januari 2021 lalu, menjadi perhatian dan menuai kecaman dari berbagai pihak khususnya sesama profesi pengacara/advokat.


Andi Ardianto, SH., yang juga berprofesi sebagai pengacara mengecam tindakan pengeroyokan tersebut dan meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Martuani Sormin untuk menindak tegas para pelaku.


"Sesama profesi pengacara tentu saya sangat menyayangkan atas telah terjadinya dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan beberapa oknum terhadap pengacara yang bernama Agung Harja, SH.," ujar Andi, Sabtu (16/1/2021).


"Meminta Bapak Kapolda Sumatera Utara mengambil tindakan tegas atas peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut," ungkapnya.


Pengacara muda ini pun mengutuk tindakan penganiayaan tersebut yang dianggap melanggar Undang-undang di negara Republik Indonesia.


"Selaku pengacara tentu saya sangat mengutuk tindakan penganiayaan itu,  profesi kami ini adalah suatu profesi yang sangat mulia dan terhormat (officium nobile) dan dilindungi oleh Undang-undang sebagaimana adanya Undang-undang Advokat No. 18 tahun 2003, dan perlu saya sampaikan jika Advokat itu juga termasuk salah satu aparat penegak hukum yang harus dilindungi dalam menjalankan profesinya," jelas Andi.


Oleh karena itu, lanjut Andi, dalam hal ini sangat perlu adanya perhatian khusus dari Kapolda Sumatera Utara agar mengawal kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.


"Saya meminta perhatian khusus dari Bapak Kapolda Sumatera Utara mengawal kasus ini dan jangan sampai kasus ini tidak diproses secara hukum. Hal itu demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi kami dalam menjalankan tugas profesi pengacara serta agar kejadian ini tidak terulang kembali lagi terhadap pengacara-pengacara lainnya di Indonesia khususnya Sumatera Utara," paparnya.


(Ridwan)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pengacara di Medan Dianiaya, Kapoldasu Diminta Tindak Tegas Pelaku

Terkait

Iklan