Iklan

Iklan

Soal Judi, Praktisi Hukum : Jika Kapoldasu Serius Kapolres Pelabuhan Belawan Harus Dicopot

07/01/21, 09:19 WIB Last Updated 2021-05-24T04:04:33Z

Eka Putra Zakran, SH.

MEDAN, NET24JAM.ID - Masih segar dalam ingatan kita, setahun yang lalu Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu), telah mengkampanyekan jargon positif "Tidak Ada Tempat bagi penjahat di Sumatera Utara". 


Hal itu tentunya bagus dan wajib didukung oleh semua pihak, akan tetapi jangan hanya sebatas wacana (life sevis) semata.


"Nah, beberapa hari ini warga Kota  Medan dikejutkan oleh aksi Emak-Emak yang mengamuk dan melakukan penggerebekan terhadap lokasi judi tembak ikan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, tepatnya di kawasan Jalan Rumah Potong Hewan Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli yang sempat viral di media sosial," ujar Eka Putra Zakran, SH., Kamis (7/1/2021).


Dikatakannya, pada Februari 2020 yang lalu, Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin dengan tegas memerintahkan seluruh Kapolres jajaran Poldasu untuk menindak tegas segala bentuk perjudian.


Bahkan bukan situ saja, Kapolda juga memerintahkan agar Kapolres menangkap para pemain judi dan bandarnya.


"Nah, kejadian penggerebekan lokasi judi oleh sejumlah Emak-Emak di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, jelas menjadi tamparan bagi aparatur penegak hukum. Artinya instruksi Kapoldasu tidak diindahkan oleh jajarannya alias tidak berjalan. Hemat saya, jika Kapoldasu serius, Kapolres Pelabuhan Belawan harus di copot," cetus Eka Putra.


Menurut pengacara muda yang lebih akrab disapa Epza ini, secara sosial praktik perjudian tentu meresahkan masyarakat.


"Gegara judi kehidupan berkeluarga pun bisa berantakan, secara hukum bertentangan dengan Pasal  303 ayat (1) KUHP, secara berbangsa dan bernegara mengganggu ketertiban umum, secara Agama apalagi jelas dilarang dan merupakan perbuatan yang diharamkan," tutur mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan tersebut.


Disamping itu, lanjut Eka Putra, secara personal mengganggu psikologis pelakunya, membuat orang menjadi malas, stress dan akar masalah terjadinya tindak kriminal lainnya, seperti pencurian, perampokan dan lain sebagainya. 


"Seluruh praktik perjudian di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan harus diberantas dan ditutup. Pemilik dan Bandar besarnya harus ditangkap," pungkasnya. (Ridwan)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Soal Judi, Praktisi Hukum : Jika Kapoldasu Serius Kapolres Pelabuhan Belawan Harus Dicopot

Terkait

Iklan