Iklan

Iklan

Soal Penganiayaan Pengacara di Medan, KAUM Dampingi Pemeriksaan Saksi

21/01/21, 15:24 WIB Last Updated 2021-01-21T08:24:01Z

Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) di Polsek Medan Helvetia.

MEDAN, NET24JAM.ID - Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) dampingi pemeriksaan saksi korban pemukulan dan penganiyaan terhadap anggota divisi litigasi KAUM, Agung Harja, SH., di Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia, pada Rabu (20/1/2021).


Hadir sejumlah petinggi dan pengurus KAUM mendampingi, mengawasi dan memberi support, baik kepada Agung Harja selaku korban maupun terhadap saksi-saksi korban yang akan diperiksa berdasarkan surat undangan Introgasi yang dikeluarkan oleh penyidik Polsek Medan Helvetia.


Pemeriksaan dilakukan secara bertahap itu dimulai pukul 16.30 Wib terhadap saksi korban yakni inisial ET didampingi oleh Roni Ansari Siregar, SH., kemudian sekira pukul 19.00 Wib dilanjutkan pemeriksaan terhadap saksi kedua inisial SKS dan saksi ketiga inisial AA yang didampingi oleh advokat Zulfikar Alibuto, SH., yang juga termasuk salah satu tim dari KAUM.


Kepala Divisi Infokom KAUM, Eka Putra Zakran, SH., menjelaskan bahwa  berdasarkan Surat Undangan Pemeriksaan Saksi, seyogyanya saksi diperiksa pagi pukul 10.00 Wib. 


Namun dikarenakan ada panggilan mendadak terhadap penyidik Aiptu TA Sihite, SH., oleh Bid Propam Polda Sumut, terkait kasus dugaan pemerasan oleh mantan Wakapolsek Medan Helvetia yang viral di media sosial tersebut, maka penyidik meminta kepada saksi korban dan Pengacara KAUM agar pemeriksaan ditunda hingga pukul 16.00 Wib sore. 


"Makanya mau tidak mau sampai malamlah pemeriksaan baru selesai," ujar Epza.


Oleh karena itu, lanjut Epza, KAUM meminta kepada Kapolsek Medan Helvetia agar bertindak tegas dan serius dalam memproses perkara tersebut. 


"Kita minta agar pelaku ditindak. Jangan pula kasus ini makrak, sehingga menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum khususnya terhadap nasib para advokat, karena advokat ini juga merupakan bagian dari empat pilar penegak hukum," lanjutnya.


"Advokat dalam menjalankan tugas profesinya, baik didalam maupun di luar pengadilan itu dilindungi oleh UU, makanya kita komit mengawal proses ini," tutup Epza.


(Irwansyah)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Soal Penganiayaan Pengacara di Medan, KAUM Dampingi Pemeriksaan Saksi

Terkait

Iklan