Iklan

Iklan

DPRD Medan Tegaskan PT Laut United Penuhi Pesangon Karyawan

08/02/21, 21:01 WIB Last Updated 2021-02-08T14:07:02Z

Foto bersama usai Rapat Dengar Pendapat.

MEDAN, NET24JAM.ID - DPRD Kota Medan melalui Komisi II melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait menindaklanjuti persoalan antara karyawan dengan PT Laut United yang beralamat di Gabion Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.


Bertempat di ruang Banmus DPRD Kota Medan, pada Senin (8/2/2021), dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST didampingi anggota Komisi II Janses Simbolon, Haris Kelana Damanik, Dhiyaul Hayati dan Wong Cun Sen.


Selain itu, RDP ini diikuti oleh Rusman Sitohang selaku karyawan PT Laut United yang didampingi kuasa hukum yakni Eka Putra Zakran, SH., Direktur PT Laut United Zulfahri Siagian beserta kuasa hukum, pihak Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan.


Eka Putra Zakran, SH., mengatakan bahwa permasalahan terjadi ketika Rusman Sitohang selaku karyawan PT Laut United dimutasi tanpa ada pemberitahuan dan dinilai tidak mengikuti prosedur Undang-Undang. Sehingga kliennya merasa keberatan atas pemutasian sepihak itu.


"Permasalahan antara Rusman Sitohang selaku buruh dengan PT Laut United yang sebelumnya bekerja di perusahaan tersebut hingga saat ini belum juga menemukan solusi," ujar pria yang akrab disapa Epza ini.


Dia menerangkan, pihaknya telah berulang kali melakukan berbagai upaya agar adanya mediasi kepada pihak PT Laut United. Namun perusahaan tersebut tidak merespon.


"Pak Rusman Sitohang telah bekerja mencapai masa kerja lebih dari lima tahun di PT Laut United, wajar saja meminta kejelasan statusnya. Apabila dinyatakan PHK, maka perusahaan wajib memberikan pesangon untuk pak Rusman Sitohang," terang Epza.


Advokat muda ini mengemukakan, Rusman Sitohang sudah mengabdi selama 10 tahun di PT Laut United, dan usianya sudah masuk masa pensiun.


“Jadi ini masih menggantung, apakah masih karyawan atau statusnya di PHK? Kita berharap agar hak Pak Rusman Sitohang selaku karyawan ataupun buruh diberikan sesuai peraturan perundang-undangan,” cetusnya.


Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Sudari ST menjelaskan secara peraturan bahwa pekerja di perusahaan tersebut telah dinyatakan sebagai karyawan, pastinya harus mendapat pesangon jika dikeluarkan.


“Jadi jelas itu ada aturannya, kami harapkan Dinas Ketenagakerjaan Medan bersikap tegas menanggapi hal ini dan diselesaikan dengan baik dari kedua belah pihak. Namun kedua belah pihak jangan tetap bersikeras dengan pendapatnya masing-masing,” tegasnya.


Lebih lanjut, anggota Komisi II DPRD Kota Medan Janses Simbolon, meminta agar secepatnya PT Laut United Gabion Belawan menyelesaikan masalah pesangon karyawan di perusahaannya.


“Bila bapak (Direktur PT Laut United) tidak bisa menyelesaikan persoalan ini atau tidak mampu membayar pesangon karyawan, biar saya yang membayar pesangonnya. Saya minta persoalan ini dapat diselesaikan secepatnya, agar tidak melebar,” ketusnya.


Janses menekankan agar penyelesaian diupayakan dapat memuaskan kedua belah pihak dan tidak memihak pada salah satu pihak. “Penyelesaian harus secara win-win solution,” ucapnya.


Menanggapi hal ini, Direktur PT Laut United Gabion Belawan Zulfahri Siagian membenarkan bahwa Rusman Sitohang adalah salah satu karyawan di perusahaan tersebut.


Meskipun sempat terjadi perdebatan di antara kedua belah pihak, namun Zulfahri berjanji akan melakukan musyawarah yang dianggap menjadi solusi yang terbaik.


(Ridwan)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • DPRD Medan Tegaskan PT Laut United Penuhi Pesangon Karyawan

Terkait

Iklan