Iklan

Iklan

Ngetwit Soal Meninggalnya Ustadz Maher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Polisi

11/02/21, 21:16 WIB Last Updated 2021-02-11T14:16:38Z

Novel Baswedan

JAKARTA, NET24JAM.ID - Ormas Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK) mendatangi Bareskrim Polri, Kamis (11/2/2021), untuk melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. 


Wakil Ketua Umum DPP PPMK Joko Priyoski mengatakan, mereka melaporkan Novel terkait dengan twit soal meninggalnya Ustaz Maaher At Thuwailibi.


PPMK menuding Novel Baswedan melakukan penyebaran ujaran berita bohong (hoaks) dan provokasi melalui media sosial, khususnya terkait kematian Ustaz Maaher di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (8/2/2021) lalu.


Joko menjelaskan, dalam pelaporan itu pihaknya menuding Novel Baswedan melanggar Pasal 14, Pasal 15 UU 1946 dan Pasal 45 A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 18 Tahun 2016 tentang ITE.


"Kami berharap Bareskrim segera memanggil Novel Baswedan untuk memberikan klarifikasi atas twit itu," jelasnya.


Joko menambahkan, pihaknya juga akan mengadukan Novel ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Pasalnya, kata Joko, Novel Baswedan tidak berhak untuk berkomentar terkait kasus meninggalnya Ustadz Maaher.


"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Ustadz Maaher meninggal di rutan Polri. Pdhl kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Org sakit, kenapa dipaksakan ditahan? Aparat jgn keterlaluanlah.. Apalagi dgn Ustadz. Ini bukan sepele lho..," tulis akun Novel Baswedan @nazaqitsha.


(Red/JPNN)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ngetwit Soal Meninggalnya Ustadz Maher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Polisi

Terkait

Iklan