Iklan

Dairi, Dugaan Proyek SepticTank Abal-abal, Rugikan Negara 2 Milyar Rupiah.

23/03/21, 11:05 WIB Last Updated 2021-03-24T12:21:42Z

Dairi, NET24JAM.ID - Hidup sehat adalah harapan semua masyarakat yang ada di republik Indonesia dan sangat diidam-idamkan oleh setiap rumah tangga yang ingin hidup sehat, jauh dari penyakit.


Begitu juga harapan dari masyarakat yang ada di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi, yang pada akhir tahun 2020 menerima bantuan Septic tank yang di duga dari anggaran dana DAK, yang seharusnya berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir Limbah Manusia atau Tinja agar hidup lebih bersih dan sehat, namun tidak dapat berfungsi karena di duga di kerjakan tidak sesuai dengan Bestek/ Prosedur yang ada.


Perlu untuk di ketahui, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara memiliki 5 (Lima) Desa, yang pada akhir tahun 2020 antara bulan November-Desember telah menerima Bantuan Septic tank sebanyak 70 unit setiap Desanya. Desa- desa yang menerima adalah

Desa Silalahi 1 (satu), Desa Silalahi 2 (Dua), Desa Silalahi 3 (tiga), Desa Paropo 1, Desa Paropo 2 (Dua).


Namun diduga dalam penyaluran dan pengerjaan Septic tank tersebut terkesan di kerjakan asal jadi, tanpa adanya bilik atau penutup yang layak, dan pembuangan akhir dari limbahpun terkesan acak-acakan, pemasangan Septic tank tersebut banyak di tanamkan di halaman rumah warga dan tidak di fungsikan sebagai mana seharusnya. Proyek pengadaan Bantuan Septic tank ini masuk dalam pengerjaan tahun 2020, namun banyak warga mengatakan bahwa Septic tank kami di kerjakan antara bulan Januari-Febuari tahun 2021.

Seorang warga yang menerima bantuan, yang namanya tidak ingin di sebutkan mengatakan kepada Awak Media ini, bahwa Septic tank yang kami terima sudah kami bongkar, karena kami tidak tahu apa fungsinya, kami tidak tahu cara mengunakannya.

Mereka yang mengerjakan hanya meletakkan Septic tank dan mengali-gali untuk memasang pipa.

Proyek pengadaan Septic tank ini terkesan abal-abal, diduga karenakan tidak ada penyuluhan di lakukan kepada masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut, apa fungsi dan manfaatnya, bagaimana cara menggunakannya, secara keseluruhannya dalam satu Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi ada sebanyak 350 unit Septic tank yang di salurkan, menurut informasi dari salah seorang perangkat Desa untuk anggaran Septic tank perunitnya 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) yang di datangkan dari pulau Jawa, padahal kalau di pasaran harganya bekisar 1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu), ungkapnya.

Ketika kami menghubungi salah seorang KSM pengerjaan proyek tersebut, dari salah satu Desa yang ada di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi  A Situngkir melalui telepon selulernya mengatakan bahwa Proyek SeptiTank ini bersumber dari Pemkab Dairi, melalui Kabag PU Kabupaten Dairi, ungkapnya.

Anggaran yang di keluarkan untuk setiap Desanya berkisar 420 juta, dalam hal ini diduga negara telah dirugikan 2 Miliar Rupiah lebih, Sebab dari 350 Septic tank yang di kerjakan diduga ada 90% warga yang menerima bantuan tersebut tidak dapat mengunakannya (hanya 10% yang berfungsi). 

Sebagai masyarakat kami sangat keberatan, kami meminta agar pihak terkait baik kepolisian dan kejaksaan turun untuk melakukan penyelidikan dan investigasi terhadap Proyek SeptiTank yang asal jadi.

 Apa lagi Negara kita saat ini sedang dilandah Pandemi, Negara ini seharusnya mengalokasikan setiap anggaran belanja negara maupun Daerah tepat sasaran, sebut seorang warga.

Ketika awak Media ini mengkonfirmasi kepada salah seorang Kepala Desa yang ada di Kecamatan Silahi Sabungan yang berinisial A Sihaloho melalui WhatsApp, beliau tidak membalas atas konfirmasi tersebut, sampai dengan berita ini dinaikkan. (MB Napitupulu)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dairi, Dugaan Proyek SepticTank Abal-abal, Rugikan Negara 2 Milyar Rupiah.

Terkait

Iklan