Iklan

Iklan

Fix!! Mansyur Panggabean Dinonaktifkan, Gerak Cepat LPA Sumut Tuai Apresiasi

01/03/21, 09:26 WIB Last Updated 2021-03-01T02:26:43Z



Simalungun, NET24JAM.ID - Banyaknya laporan dan keluhan masyarakat yang masuk terkait kinerja personilnya didaerah, langsung ditindak lanjuti LPA Sumut dengan menonaktifkan salah satu personilnya yaitu Mansyur Panggabean, SH Ketua LPA Kabupaten Simalungun.


Penonaktifan Mansyur Panggabean selaku Ketua LPA Kabupaten Simalungun ditandai dengan diterbitkannya Surat Penyerahan Tugas yang dikeluarkan LPA Sumut dengan nomor : 016/SKT/LPA SUMUT/B.Internal/II/2021 kepada Ida Halanita Damanik, S.Hut.


Hal ini juga diperkuat pernyataan Tim Reaksi Cepat Komnas Perlindungan Anak Sumut Muhammad Bakti kepada awak media Minggu, (28/2/2021)


Kepada awak media, Muhammad Bakti secara meyakinkan menyampaikan penonaktifan Mansyur Panggabean sebagai Ketua LPA Simalungun dan berkasnya sudah di tanda tangani oleh Wakil Ketua Komnas Perlindungan Anak Sumut.


"Ketua LPA Sumut  saat ini sedang berada di Jakarta... Saya Pastikan Mansyur Panggabean Sudah di nonaktifkan dari jabatannya sebagai ketua LPA Simalungun," jelasnya.


Saat ditanya lebih lanjut tentang keabsahan putusan tersebut ia pun menjawab "Sudah.....Saya sebagai Ketua Tim Gerak Cepat di Komnas Perlindungan Anak Sumut Mendukung Dalam Pengnonaktifan Mansyur Panggabean," jawabnya.


Dan sambungnya lagi "SK kita keluarkan setelah Ketua turun dari Jakarta. Karena yang menandatangani itu Ketua dan Sekjen, tapi yang memberikan mandat untuk pengambilalihan Ketua Komnas Perlindungan Anak Simalungun ke Pematang Siantar itu Oleh Wakil Ketua Komnas Perlindungan Anak Sumut," sambungnya.


Menanggapi hal ini praktisi hukum adv.  Gusti R,  SH, Minggu (28/2/2021) kepada awak media menyambut baik dan mengapresiasi Tim Reaksi Cepat Komnas Perlindungan anak Sumut yang dengan cepat tanggap menonaktifkan Mansyur Panggabean sebagai Ketua LPA Kabupaten Simalungun sebelum mendapat citra buruk dari masyarakat dan menjadi polemik berkepanjangan di lembaga tersebut.


"Kami mengapresiasi Reaksi Cepat Komnas PA Sumut yang menonaktifkan Mansyur Panggabean sebagai Ketua LPA Simalungun, dalam hal ini seharusnya objektif dalam penanganan kasus karna kasus anak adalah kasus yang spesial, ada beberapa kasus yang terjadi di dunia pendidikan, yang jenis kekerasannya pun bermacam-macam mulai dari kekerasan fisik, kekerasan psikis, sampai kekerasan seksual. Pelakunya pun ada yang dari pendidik maupun siswa sendiri, semua itu terjadi karena minimnya pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan terkait perlindungan dan hak-hak anak,” jelasnya


Maka untuk itu perlu ada kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. Selain itu juga perlu pola mengajar yang ramah pada anak tanpa ada kekerasan fisik seperti mencubit maupun memukul. Sementara untuk kekerasan psikis yang masih terjadi dengan adanya diskriminasi, intimidasi, dan perundungan.


“Semua ini tentu tidak boleh ada pembiaran. Dampaknya tentu saja kasus terulang lagi dan masuk ke ranah hukum. Seharusnya dinas dan lembaga anak harus sering berkampanye mengenai hak hak anak, sebelum kejadian kejadian yang merugikan mengenai hak anak dapat dicegah atas kesadaran tersebut," pungkasnya


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Fix!! Mansyur Panggabean Dinonaktifkan, Gerak Cepat LPA Sumut Tuai Apresiasi

Terkait

Iklan