Iklan

KAUM Minta Kapolsek Medan Helvetia Serius Tangani Kasus Penganiayaan Advokat

Redaksi
06/03/21, 21:21 WIB Last Updated 2021-03-06T14:21:45Z



Medan, NET24JAM.ID - Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) tetap komit dalam hal mendampingi dan mengawal pemeriksaan kasus pemukulan dan penganiyaan terhadap anggota divisi litigasi KAUM, Advokat Agung Harja, SH di unit Reskrim Polsek Medan Helvetia sejak dua bulan yang lalu.


Tujuan pengawalan dan pendampingan terhadap Agung merupakan bentuk solidaritas dan dukungan sesama advokat selaku empat pilar penegak hukum serta selaku korban tindak pidana penganiayaan oleh tersangka Budi Pratama, yang sejatinya hal ini tidak boleh terjadi bagi seorang advokat, mengingat profesi advokat adalah dilindungi Undang-Undang No18/2003.


Hingga saat ini, tim penyidik Polsek Medan Helvetia yakni Iptu Juhatta Mahadi, STK, SIK., dan Iptu Sihite, SH., telah melakukan pemeriksaan secara bertahap terhadap para saksi korban diantaranya, Edi Triyono (ET), Suherni Kartika Sari(SKS) dan Aprelia Angraini (AA)


Mahmud Irsad Lubis, SH., Ketua KAUM melalui Eka Putra Zakran, SH alias Epza, Kepala Divisi Infokom KAUM menyampaikan bahwa para saksi telah dipanggil dan dimintai keterangan oleh berdasarkan surat panggilan interogasi oleh penyidik. 


"Sebenarnya tidak ada kendala yang serius dalam proses penyidikan, faktanya pemeriksaan perkara tetap akan dilanjutkan, berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2H) bernomor B/73/III/Res.1.6/2021/Reskrim, tertanggal 4 Maret 2021," ungkap Epza, Sabtu (6/3/2021).


Dia berharap Kapolsek Medan Helvetia agar bertindak secara tegas dan serius dalam memproses perkara seorang advokat yang jadi korban tersebut. 


"Kita meminta agar pelaku penganiyaan dapat ditindak. Jangan pula kasus ini makrak, sehingga menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum, sebab ini bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tapi juga menyangkut marwah advokat," imbuhnya.


Menurut Epza, Advokat dalam menjalankan tugas-tugas profesinya dilindungi Undang-undang, baik urusan di dalam maupun di luar pengadilan.


"Makanya komitmen kita di KAUM jelas, tetap kita kawal dan perjuangkan sampai titik darah penghabisan, pungkasnya.


(Ridwan)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KAUM Minta Kapolsek Medan Helvetia Serius Tangani Kasus Penganiayaan Advokat

Terkait

Iklan