Iklan

Ketua LPA Sumut Tunjuk Ida Halanita Dampingi Kasus Hukuman Minum Air Closed WC

Redaksi
13/03/21, 17:54 WIB Last Updated 2021-06-21T07:18:43Z



Simalungun, NET24JAM.ID - Viralnya pemberitaan kasus oknum guru hukum murid minum air closed WC di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mendapat atensi dari Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut Muniruddin Ritonga, MH., dengan memberi mandat dan menunjuk Ida Halanita Damanik, SHut untuk mendampingi para korban.


Hal ini disampaikan langsung Muniruddin Ritonga, MH., saat dikonfirmasi awak media Rabu (10/3/2021) terkait kasus oknum guru diduga hukum murid minum air closed WC.


"Itu didampingi Ketua LPA Siantar Ida, Untuk Saat ini Itu aja dulu bg, soalnya saya masih diluar kota," jawab Munir.


Pemberitaan yang viral ini juga banyak ditanggapi pro dan kontra para netizen yang mengomentarinya, hal ini juga ditanggapi Ida Halanita Damanik sebagai sesuatu yang wajar dan biasa terjadi


"Biasanya itu bang, banyak orang bodoh tapi sok pintar dan tidak tau permasalahan yang sebenarnya malah berkomentar seolah tau permasalahannya. Kalau tak ada kejadian itu kenapa mereka sibuk membuat perdamaian dan melibatkan banyak orang untuk menjumpai saya, saya juga mau tau siapa sih yang membekingi mereka," jelas Nita.


Bahkan lebih lanjut, Nita menyampaikan bahwa ia telah investigasi langsung kelapangan menjumpai anak yang menjadi korban minum air closed WC pakai pipet ini beserta orangtuanya di Gunung Maligas dan menyatakan siap mendampingi korban untuk mendapat keadilan dan perlindungan hukum


"Saya siap mendampingi korban dan orangtuanya untuk mendapat keadilan dan perlindungan hukum sesuai mandat yang diberikan Ketua LPA sumut Muniruddin Ritonga, MH., sebagai Plt LPA Simalungun," tandasnya.


Salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan menyatakan bahwa bagi dirinya hukuman meminum air closed WC memakai pipet ini memang tidak menimbulkan luka fisik, akan tetapi trauma psikis dan sulit dilupakan dalam ingatan seorang anak.


"Jangankan seratus juta, seratus milyar pun tak akan mampu menghilangkan memori itu bayangkan saja kalau hal itu terjadi pada anak kita,  bagaimana perasaan kita, mirisnya hal ini dilakukan oleh guru agama," ujar warga.


Terpisah, Kepala Sekolah SD Negeri 091264 Dolok Malela Dermala Purba, SPd., saat berjumpa di kantor korwil Kecamatan Gunung Maligas Selasa (9/3/2021) meminta maaf karena memblokir no kontak awak media saat dikonfirmasi.


"Maaflah ya pak, nomor bapaknya yang saya blokir, saya panik tak tau ada kejadian ini dan harus berbuat apa," terangnya.


Sementara pelaku N Br P yang diduga menghukum murid meminum air wc pake pipet hingga saat ini tidak bisa dihubungi untuk diminta keterangannya dan memblokir nomor awak media. Sedangkan informasi yang didapat diduga pelaku masih berada di kerinci ditempat anaknya.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua LPA Sumut Tunjuk Ida Halanita Dampingi Kasus Hukuman Minum Air Closed WC

Terkait

Iklan