Iklan

Kompol Elisa Sibuea, S.Sos Terus Ingatkan PPKM dan PEN Lewat Kampung Tangguh

18/03/21, 20:11 WIB Last Updated 2021-03-18T13:11:39Z

 Salak, NET24JAM.ID - Waka Polres Pakpak Bharat Elisa Sibuea, S.Sos kembali bersama Muspika resmikan Program Kampung Tangguh Desa Kecupak 1 Kecamatan  PGGS Kabupaten Pakpak Bharat pada hari Kamis 18/3/2021. 


Kegiatan ini dilakukan guna mendukung produktifitas masyarakat dalam berbagai sektor dimasa pandemi Covid-19 dengan tujuan menjadikan masyarakat tangguh secara ekonomi dalam ketahanan pangan dan keamanan, serta mengingatkan kembali PPKM dan PEN.


Kompol Elisa Sibuea, S.Sos menyebutkan bahwa tujuan utama Pembentukan Kampung tangguh Nduma Sindeka Desa Sukaramai  Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, adalah dalam rangka pelaksanaan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Pandemi covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat, dengan rencana aksi yang meliputi :

membentuk posko pencegahan dan penanganan Covid-19,  pada tiap Desa yang bertugas untuk melakukan Testing, Tracing, Treatment (3T)


Kegiatan Yustisi untuk menindak dan mengedukasi masyarakat agar tumbuh kesadarannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan patuh dan disiplin menerapkan 5 M secara permanen dan menjadi budaya yang hidup dimasyarakat.


Mendorong masyarakat Desa untuk membuat program pemberdayaan sumber daya alam yg dimiliki menjadi areal pertanian, perikanan, peternakan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus untuk mendukung program pemerintah dalam Pemulihan Rkonomi Nasional (PEN)


Program pembentukan kampung Tangguh Nasional ini adalah merupakan Program Pemerintah Pusat yang harus dilaksanakan sampai ke tingkat Desa bahkan dusun atau RT/RW, dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melibatkan seluruh instansi terkait dan elemen masyarakat, sehingga tumbuh kesadaran dan komitmen semua pihak di tingkat desa untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, dengan menjadikan Prokes dan 3 T menjadi kebiasaan /budaya yang hidup dimasyarakat, sampai akirnya Covid-19 benar-benar hilang dari bumi NKRI.


Latar belakang PPKM ini adalah dimana Pada Tahun 2020 Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana yang sangat besar untuk penanganan dan pencegahan Pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Indonesia, Namun angka penyebaran covid-19 masih menunjukkan  angka yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara- negara lain, sehingga Pemerintah pusat menetapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro tahap I pada bulan Februari 2022 yang dikhususkan pada Provinsi yang berada di Pulau Jawa dan Bali yang angka penyebaran covid-19 cukup tinggi, hasilnya sangat signifikan dimana angka penyebaran covid-19 turun sangat signifikan, yang pada akhirnya pada bulan Maret 2021 Provinsi Sumut ditetapkan sebagai salah satu Provinsi untuk menerapkan PPKM berskala Mikro. 


Salah satu program PPKM berbasis mikro adalah pembentukan Kampung Tangguh, yang tujuan utama pembentukan kampung tangguh ini adalah menumbuhkan kesadaran yang tinggi bagi seluruh warga masyarakat desa untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan cara disiplin menerapkan prokes dan   membentuk posko Covid-19 yang dilengkapi sarana ruang isolasi dan petugas pada masing-masing posko Desa, untuk melaksanakan Testing, Tracing dan Treatment terhadap warga masyarakat yang mengalami gejaja Covid dan terhadap warga pelaku perjalanan dari daerah lain, termasuk melakukan tindakan swab test terhadap seluruh warga Desa.


Pembentukan Kampung tangguh Nduma Sindeka Desa Sukaramai Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, selain  dalam rangka untuk mencegah penyebaran Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga untuk mendorong warga desa untuk mempersiapkan diri dalam hal Ketahanan Pangan dengan cara memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa sebagai sumber pangan dan dapat meningkatkan pendapatan perkapita warga desa.


Dalam kesempatan ini saya selaku Wakapolres mengajak seluruh warga masyarakat untuk selalu taat dalam melaksanakan protokol kesehatan dan siap dalam upaya mencegah penyebaran covid19, sehingga dapat mempertahankan status Zona Hijau di Kabupaten Pakpak Bharat. 


Dari segi keamanan Wakapolres Pakpak Bharat menegaskan kepada masyarakat dan para Tokoh2 agama, agar menolak praktek praktek perjudian, penyalahgunaan narkoba dan perbuatan melanggar hukum di Desa Sukaramai Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat sebab perjudian dan narkoba merusak generasi muda. 


Pada kesempatan ini, saya selaku Ketua Sapu Bersih Pungutan liar (Saber Pungli ) Kabupaten Pakpak Bharat, mengingatkan kepada semua pihak terkait yang terlibat dalam penyaluran dana bansos, anggaran negara dan pelayanan masyarakat untuk menghindari praktek-praktek pungli dengan cara membangun budaya anti koruptif dan tertib administrasi, untuk mendukung pencanangan Kabupaten Pakpak Bharat sebagai salah satu dari 6 Kabupaten/Kota yang ditetapkan sebagai  Kabupaten bebas dari pungli, ujarnya Kompol Elisa Sibuea, S.Sos ( MB Napitupulu).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kompol Elisa Sibuea, S.Sos Terus Ingatkan PPKM dan PEN Lewat Kampung Tangguh

Terkait

Iklan