Iklan

Perkosa Anak Dibawah Umur, Pelaku Asusila Digiring Warga ke Polisi

Redaksi
30/03/21, 09:28 WIB Last Updated 2021-03-30T02:28:04Z

foto ; ilustrasi

P. Siantar, NET24JAM.ID - Entah apa yang ada diotak Farasian Dolyfer Manurung (23) warga Huta V Simpang Karang Anyer Kelurahan Dolok Marlawan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.


Pasalnya, dikarenakan tak bisa menahan konaknya Farasian Dolyfer Manurung tega memperkosa anak dibawah umur.


Saat pelaku bertandang ke rumah temannya dan melihat suasana sepi tiba-tiba pelaku berhasrat untuk melakukan perbuatan bejatnya terhadap korban.


Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, SIK., kepada net24jam.id menyampaikan bahwa kronologi penangkapan bermula pada Senin (29/3/2021) sekira pukul 01.42 Wib,  korban bersama saksi-saksinya mendatangi Mapolres Pematangsiantar dan menyerahkan pelaku pemerkosaan.


"Pelaku diserahkan ke Polres Pematangsiantar sehubungan dengan tindak pidana Pemerkosaan atau Perbuatan cabul terhadap perempuan yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 atau pasal 293 KUHPidana. Penangkapan pelaku juga berdasarkan laporan Polisi nomor : 195/III/ 2021/ SU / STR tanggal 29 Maret 2021 Polres Pematangsiantar," ujar Kapolres.


Boy menjelaskan, kasus pemerkosaan ini terjadi pada Minggu (7/3/2021) lalu sekira pukul 14.00 Wib, di jalan Dalil Tani Ujung Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, pada saat itu sebut saja namanya bunga (19) di Chatting melalui via WhatsApp oleh pelaku akan datang ke rumah korban. 


"Setelah terlapor tiba dirumah korban dan  duduk di ruang tengah bersama dengan adik korban dan tidak berapa lama kemudian adik korban pergi dari ruang tersebut ," jelasnya.


Lebih lanjut, Kapolres memaparkan bahwa ketika itu terlapor langsung mengajak kedalam kamar korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri sambil memaksa korban dengan cara menarik tangan, dan menutup mulut pelapor sambil berkata "Ku bunuh nanti kau kalau tidak mau". 


Namun saat itu korban menolaknya dan berusaha melepaskan genggaman tangan terlapor dengan cara menunjang kaki terlapor namun korban tidak bisa melepaskan genggaman tangannya tersebut sehingga lemas.


Kemudian korban dibawa ke kamar dan saat itu terlapor membuka seluruh pakaian korban dan memaksa untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri setelah itu korban merasa ketakutan dan trauma. 


"Atas kejadian tersebut pelapor ketakutan, trauma dan keberatan dimana korban telah disetubuhi oleh terlapor sehingga  langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar agar pelaku diproses sesuai dengan Hukum yang berlaku di Negara RI, dan kepada pelaku dijerat Tindak pidana Pemerkosaan dan atau perbuatan cabul terhadap perempuan yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam pasal 285 atau pasal 293 ayat (1) KUHP," tandas Boy.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perkosa Anak Dibawah Umur, Pelaku Asusila Digiring Warga ke Polisi

Terkait

Iklan