Iklan

Polisi Didesak Tindak Tegas Dugaan Kekerasan Anak di Simalungun Sumatera Utara

Redaksi
14/03/21, 14:31 WIB Last Updated 2021-03-14T08:08:46Z



Simalungun, NET27JAM.ID - Begitu viralnya pemberitaan kasus kekerasan terhadap anak di Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut), ternyata benar-benar mendapat atensi yang luar biasa dari beberapa unsur elemen antara lain dari DPW Projamin Sumut dan Pemuda LIRA Simalungun.


Berawal dari percakapan di grup WhatsApp guru agama, salah satu orang tua murid yang mengkonfirmasi peristiwa ini kepada guru agama tersebut yang diduga menghukum murid dengan minum air closed wc dan direspon oleh para orang tua yang akhirnya mengetahui bahwa anaknya pun ikut menjadi korban.


Ketua DPW. Pro Jokowi dan M. Amin (Projamin) Rudi Irawan secara tegas menyayangkan tindakan oknum guru tersebut dan menanggapi langsung kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/3/2021).


"Seorang oknum guru agama, hukum murid minum air closed di Gunung Maligas Simalungun, ini merupakan tindakan yang tidak manusiawi, saya minta kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Simalungun dan Kementerian Agama Simalungun jika terbukti demikian untuk menindak tegas oknum guru tersebut agar diproses secara hukum yg berlaku di Republik Indonesia, atau oknum tersebut ada kelainan jiwa segera dibawa ke dokter," tegasnya.


Lebih lanjut, Rudi menyampaikan DPW Projamin Sumut, meminta kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara agar hal ini jangan terulang kembali untuk di setiap Kabupaten/Kota yang ada di Sumut karena sudah mencoreng dunia pendidikan.


"DPW Projamin Sumut, meminta kepada Bapak Gubernur agar hal ini jangan terulang kembali untuk di setiap Kabupaten/Kota yang ada di Sumut karena sudah mencoreng dunia pendidikan," ungkapnya.


Selain itu, Ketua Pemuda LIRA Simalungun Burhanuddin Damanik juga ikut angkat bicara dan menyampaikan statement kepada awak media, pada Minggu (14/3/2021) dan mendesak Kapolres Simalungun segera mengusut tuntas kekerasan terhadap anak yang terjadi di Gunung Maligas tersebut.


"Pemuda Lira Simalungun ikut memantau dan mendesak Kapolres Simalungun segera mengusut tuntas kekerasan terhadap anak di Gunung Maligas," ketusnya.


Sementara Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, SIK., melalui Kanit PPA Ipda F Sitohang dan Kanit Reskrim Polsek Bangun Ipda L Sirait saat dikonfirmasi awak media sebelumnya menyampaikan sudah mendatangi kediaman guru tersebut.


"Dah kita undang yang bersangkutan bang, mohon waktu ya bang nanti secepatnya kita infokan perkembangannya, di kerinci pula yang bersangkutan itu bang, tempat anaknya dokter itu, hari minggu katanya pulang dah kusampaikan sama pak Sitanggang (suaminya) hari Senin supaya datang ke Polsek Bangun bang," tandasnya.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polisi Didesak Tindak Tegas Dugaan Kekerasan Anak di Simalungun Sumatera Utara

Terkait

Iklan