Iklan

Binjai Mencekam! Pasca Rumah Orang Tua Dilempar Bom Molotov, Seorang Wartawan Nyaris Dibunuh

Redaksi
26/06/21, 19:16 WIB Last Updated 2021-06-26T12:22:21Z

ilustrasi gambar

Binjai, NET24JAM.ID - Syahraza Sopian (35) alias Sopian, seorang wartawan salah satu media cetak nyaris menjadi sasaran tindakan pembunuhan yang dilakukan oleh empat orang pria yang tidak dikenal.


Kejadian tersebut terjadi di depan restoran massa coffee jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Kartini Kecamatan Binjai Kota Provinsi Sumatera Utara, Jum'at (25/6/2021) kemarin sekira pukul 17.40 Wib.


Dari kejadian itu, beruntung Sopian dapat  selamat dari peristiwa tersebut setelah polisi cepat mengamankan para pelaku dan membawanya ke Mapolres Binjai.


"Sopian di diserang orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan pisau dan batu. Keempat pelaku ditangkap dari lokasi terpisah. Dua orang diamankan di TKP dan dua lagi diamankan dari tempat lain," ujar Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo kepada wartawan, pada Sabtu (26/6/2021).


Saat disinggung apakah ada kaitannya dengan kasus pembakaran rumah orang tua Sopian pada Minggu (13/6/2021) lalu, AKBP Romadhoni mengatakan, "Belum mengarah kesitu, penyidik masih melakukan penyelidikan secara mendalam apakah ada kaitannya atau tidak," ungkapnya.


Dia juga meminta secara khusus  rekan-rekan wartawan Kota Binjai agar bersabar dan menyerahkan proses kasus ini kepada pihak kepolisian.


Seperti diketahui sebelumnya, salah satu rumah wartawan M Sabarsyah (65) di Jalan Bantara Raya, Lingkungan XII, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai Sumatera Utara, diduga menjadi sasaran aksi teror oleh orang tidak dikenal (OTK), Minggu (13/6/2021) lalu.


Akibat kejadian itu, rumah korban diduga menjadi sasaran aksi pembakaran, yang menyebabkan sejumlah bagian rumah dan perabotan rumah tangga rusak.


M Sabarsyah yang juga orang tua Sopian, dirinya menduga, aksi teror tersebut erat kaitannya dengan pemberitaan mengenai maraknya praktek perjudian jenis toto gelap (togel) di Kota Binjai oleh kedua putranya yang berprofesi sebagai wartawan.


Menurutnya, peristiwa seperti itu bukanlah kejadian pertama yang dia alami. Sebab beberapa tahun lalu, aksi teror serupa sempat pula dialaminya saat masih aktif sebagai seorang wartawan pada salah satu media cetak ternama di Sumatera Utara.


(Zulham)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Binjai Mencekam! Pasca Rumah Orang Tua Dilempar Bom Molotov, Seorang Wartawan Nyaris Dibunuh

Terkait

Iklan