Iklan

Terancam Hukuman Mati : Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun Libatkan Oknum TNI

Redaksi
25/06/21, 01:45 WIB Last Updated 2021-06-24T18:45:39Z

Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, MSi., dalam konferensi pers pengungkapan kasus Pembunuhan Marasalem Harahap.


Simalungun, NET24JAM.ID - Kasus pembunuhan wartawan dan juga pemilik media online Lasser News Today Marasalem Harahap atau biasa dipanggil Marsal yang terjadi Jumat (18/6/2021) lalu sekira pukul 23.00 Wib di Pasar III Huta VII Nagori Karang Anyer Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, akhir berhasil diungkap pihak kepolisian.


Hal ini dijelaskan Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, MSi dalam konferensi pers pengungkapan kasus Pembunuhan Marasalem Harahap alias Marsal seorang Wartawan Media Online bertempat di depan ruang Satnarkoba Polres Pematangsiantar, Kamis (24/6/2021).

 

Dalam konferensi pers tersebut hadir Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Dandenpom Kodam I/BB, Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Donal Simanjuntak SIK, Kapolres Simalungun AKBP. Agus Waluyo, SIK., Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, SIK., PJU dan Personil Polres Pematangsiantar.


Kapolda Sumut Irjen Pol RZ. Panca Putra Simanjuntak, MSi Memaparkan hasil Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Kasus Pembunuhan Marsal Harahap yang terjadi pada hari Jumat (18/6/2021) sekira pukul 23.30 WIB sesuai Laporan Polisi Nomor : Lp/ B/ 391/ Vw 20217 Spkt/ Polres Simalungun/ Polda Sumatera Utara Tanggal 19 Juni 2021.


Setelah adanya laporan dari masyarakat tentang adanya peristiwa penembakan terhadap korban Marasalem Harahap alias Marsal, personil Satreskrim Polres Simalungun langsung turun dan melakukan olah TKP, yang selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap saksi - saksi  sebanyak 57 orang serta pengumpulan barang bukti.


Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap YFP akhirnya ia pun mengakui perbuatannya bersama dengan A seorang oknum TNI, dan berdasarkan pengakuan tersangka YFP, terungkap yang melakukan penembakan terhadap korban adalah A yang dilakukan dari atas sepeda motor Honda Vario BK 6976 WAJ warna hitam a.n. Khairunnisah Nasution atas perintah BS pemilik KTV dan Resto Ferari


Setelah melakukan eksekusi, tersangka YFP menghilangkan barang bukti senjata api dengan cara mengubur di Pemakaman Ayah Tersangka YFP di Lorong 20 Gang Tenang Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba.


Di konferensi pers tersebut, Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, MSi menyampaikan dalam Kasus Pembunuhan korban Marasalem Harahap alias Marsal menetapkan 2 Dua Tersangka yaitu YFP (31) warga Kel. Tanjung tonga Kec Siantar martoba Kota Pematangsiantar BS (57) warga jalan Seram B Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar.


"Dengan barang bukti Barang Bukti 1 (satu) unit Mobil Datsun GO 1 (satu) bilah parang 1 (satu) pasang sepatu 1 (satu) potong kemeja warna biru 1 (satu) potong celana panjang 1 (satu) buah tali pinggang 1 (satu) pucuk senjata api pistol jenis colt pabrikan united state property mode M1911A1 US Army No. seri N22250162 1295 IL 4 (satu) buah tabung peredam suara dan cahaya 1 (satu) buah magazine 6 (enam) butir amunisi cal 9 mm aktif, 1 (satu) buah mantel hujan plastik, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Vario BK 6976 WAJ warna hitam a.n. Khairunnisa Nasution," ujar Kapolda.


Dalam pemaparannya Kapolda Sumut menjerat Tersangka  pasal  340 subs pasal 338 Jo. Pasal 55, 56 KUHPidana 


"Barang siapa dengan sengaja dan dengan perencanaan terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian, diancam dengan ancaman hukuman mati, dan selanjutnya melakukan penahanan terhadap tersangka untuk menjalani proses hukum," tandas Irjen Pol Panca.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Terancam Hukuman Mati : Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun Libatkan Oknum TNI

Terkait

Iklan