Iklan

Mayat Dalam Parit Gegerkan Warga Bakaran Batu Sergai, Ini Penjelasan Polisi

Redaksi
03/09/21, 17:57 WIB Last Updated 2021-09-03T10:57:30Z

Foto : Korban Jhonson Efendi Silaban saat ditemukan warga meninggal dunia dalam kondisi telungkup di dalam parit.


Sergai, NET24JAM.ID - Sesosok mayat telungkup menggegerkan warga Desa Bakaran Batu Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, penemuan sesosok mayat tersebut pada Jumat (3/9/2021) sekira pukul 07.00 Wib.


Informasi yang berhasil dihimpun awak media di lokasi kejadian, bahwa korban meninggal dunia diketahui bernama Jhonson Efendi Silaban (53) warga Dusun V Kampung Jawa Desa Bakaran Batu Kecamatan Sei Bamban Sergai.


Penemuan sesosok mayat tersebut persis di depan pemakaman umum Desa Bakaran Batu. Korban pertama kali ditemukan warga sekitar bernama Ikbal saat hendak melintasi di lokasi kejadian, tepatnya Dusun V kampung jawa, Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai.


"Sekira pukul 07.00 Wib, korban ditemukan sudah dalam kondisi telungkup di dalam parit di depan pemakaman dengan kondisi sudah  meninggal dunia," ucap Ikbal di lokasi kejadian, Jumat (3/9/2021).


"Saat itu, kebetulan saya melintasi lokasi tersebut dan melihat ada seorang laki laki di dalam parit dengan kondisi telungkup, Kemudian memberitahukan kepada kepala Dusun III Monang Batubara dan menerangkan ada mayat di dalam parit," jelasnya kembali.


Lebih lanjut, Ikbal menuturkan keterangan warga sekitar bahwa sebelum meninggal korban sempat melihat sedang minum tuak di sebuah warung yang tak jauh dari lokasi kejadian.


Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat dalam kondisi mabuk dan terpeleset saat hendak membuang air besar.


Menanggapi hal ini, Kepala Desa Bakaran Baru, Emmansius Sinaga membenarkan peristiwa kejadian penemuan mayat dalam kondisi telungkup di dalam parit.


"Iya benar, korban bernama Jhonson Effendi Silaban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telungkup di dalam parit," ujar Emmansius Sinaga.


Saat disinggung motif kejadian tersebut, Emmansius Sinaga menyampaikan bahwa motif korban meninggal dunia diduga  dalam kondisi mabuk.


"Motifnya diduga korban sering minum tuak  saat jalan menuju ke rumahnya terlungkuplah ke parit. Sebelum pulang ke rumah korban sudah telungkup kedalam parit," jelas Emmansius.


Menurutnya, korban adalah seorang duda yang mana istrinya terlebih dahulu meninggal dunia kurang lebih sekitar 4 bulan yang lalu, dan korban ditemukan sekira pukul 06.00 Wib pagi.


Korban ditemukan seorang 

tukang becak saat dirinya melintasi di lokasi tersebut. Saat itu dirinya mengatakan "ada mayat". Padahal lokasi tersebut sering dilalui warga namun warga tidak ada yang melihat, karna korban didalam parit jadi tidak bisa terlihat.


Sambung Emmansius Sinaga. Dilokasi tempat kejadian perkara, aparat kepolisian Tim Inafis Polres Sergai dan Polsek Firdaus sudah datang kelokasi. Saat ini petugas kepolisian sudah melakukan  pemeriksaan terhadap korban dan hasilnya pemeriksaan tidak ada  ditemukan kekerasan di tubuh korban. 


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Ipda Qory O. Siregar, SH., membenarkan peristiwa kejadian penemuan mayat tersebut.


"Iya benar, diduga korban terjatuh dan terpeleset, karena hasil pemeriksaan di TKP tidak ada ditemukan tindak kekerasan di tubuh korban," terang Mantan Kanit Ekonomi Polres Sergai ini.


(Putra)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mayat Dalam Parit Gegerkan Warga Bakaran Batu Sergai, Ini Penjelasan Polisi

Terkait

Iklan