Iklan

Polres Tanjung Balai Tangkap Bandar Sabu Jaringan Lapas Langkat

Redaksi
03/09/21, 07:58 WIB Last Updated 2021-09-03T00:58:02Z



T. Balai, NET24JAM.ID - Kepolisian Resor Tanjung Balai berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Lapas Langkat, Kamis (2/9/2021) sekira pukul 14.30 Wib.


Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi, SH, SIK., saat pengungkapan kasus tersebut.


Tersangka diketahui bernama Dapot Panjaitan (39) seorang pemuda warga Jalan Masjid Keramat Kuba Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai Sumatera Utara.


"Tersangka diamankan di TKP yakni di dalam rumah," ujar Kapolres.


Dari hasil penangkapan tersangka, Polisi mengamankan barang bukti berupa 21 bungkus plastik klip diduga berisikan narkotika jenis shabu dengan berat kotor keseluruhan 16,09 gram, 4 bal plastik klip transparan, 2 unit timbangan digital, 1 unit handphone merk Nokia warna biru, 1 kaleng roti merk Hatari berisikan plastik bekas diduga shabu, uang tunai Rp315000.


Triyadi mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut awalnya berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya, yang menerangkan bahwa di dalam rumah tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkoba oleh seorang laki-laki bernama Dapot dengan ciri-ciri yang telah diketahui.


Atas informasi tersebut  Sat Resnarkoba yang dipimpin Kanit Idik I Sat Resnarkoba Ipda Hendra Karo-karo dan Kanit idik II Ipda N Tamba bergerak ke TKP dan melakukan pengepungan terhadap rumah tersebut dan  benar laki-laki yang dimaksud sedang berada dalam kamar sedang memasukan diduga narkotika Jenis sabu-sabu tersebut kedalam kaleng roti merk Hatari," papar Kapolres.


"Terhadap tersangka Dapot Panjaitan dilakukan penangkapan dan disaksikan Kepling IV Sei Tualang Raso," ujarnya menambahkan.


Saat diinterogasi polisi, tersangka mengaku bahwa narkotika jenis shabu yang disita tersebut adalah benar miliknya, didapatkannya dari seseorang yang dikendalikan dari Lapas langkat. 


"Terhadap Tersangka Dapot Panjaitan sekarang ini sudah diamankan di Kantor Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai untuk menjalani proses sesuai hukum yang berlaku, dan terhadap tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) UU No.35 ttg narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal seumur hidup atau hukuman mati," ucap Kapolres mengakhiri.


(Haryanto)


Sumber : Humas Polres Tanjung Balai.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polres Tanjung Balai Tangkap Bandar Sabu Jaringan Lapas Langkat

Terkait

Iklan