Iklan

Potret Buram 3 Tahun Edy Rahmayadi, Jalan Provinsi di Simalungun Rusak Parah

Redaksi
04/09/21, 17:12 WIB Last Updated 2021-09-04T10:12:05Z



Simalungun, NET24JAM.ID - Tiga tahun menjabat Gubernur Sumatera Utara sejak dilantik 5 September 2018, selama itu pula masyarakat Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara merasa kecewa dengan Edy Rahmayadi yang dinilai tidak menepati janji-janji politiknya.


Kekecewaan masyarakat Simalungun terhadap Edy Rahmayadi bukan tidak beralasan, karena selama tiga tahun terakhir menjabat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dinilai gagal memperjuangkan harapan masyarakat Simalungun untuk menikmati laju ekonomi dengan akses jalan yang mulus.


Masih teringat jelas di hati masyarakat janji Edy Rahmayadi yang akan memperbaiki jalan-jalan yang ada di Simalungun jika dirinya nanti terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara, namun nyatanya Ekspektasi tak sejalan dengan realita yang ada sehingga harapan masyarakat menjadi hancur lebur.


Hal ini disampaikan SJ (54) warga Siantar kepada NET24JAM.ID, Sabtu (4/9/2021), sambil menyaksikan keadaan Jalan Asahan Km 4,5 yang kupak-kapik dan masih membekas, dimana lokasi tersebut pernah terjadi tragedi kecelakaan beruntun yang banyak memakan korban jiwa dan kini pun masih mengintai korban selanjutnya.


“Apalagi yang bisa kita harapkan, kita sudah mengamanahkan yang kita pilih untuk menjadi pemimpin dengan harapan janji-janji kampanyenya dapat dilaksanakan, tapi ternyata yang kita amanahkan diingkari dan tidak dapat kita percaya lagi, biarlah disini tidak bisa kita harapkan, tapi nanti di akhirat kita tuntut pertanggung jawabannya,” ujar SJ memelas.


Bahkan anggota DPRD Simalungun dari Fraksi PPP Hendra S. Sinaga, S.Kom sempat menumpahkan kekecewaannya dengan keadaan jalan Provinsi di Simalungun melalui media sosial beberapa hari yang lalu.


“Makin ngefans kami sama pak Gubernur, banyak yang dilihat dalam perjalanan hari ini dari perdagangan ke Pematang raya ditempuh dengan waktu 8 jam pulang pergi,” celotehnya.


Sesuai koordinasi dengan DPRD Sumut dan PU Bina Marga Pemprovsu tahun ini tidak ada anggaran untuk perbaikan jalan, adapun anggaran infrastruktur Pemprovsu tahun 2021 hanya sebesar Rp320 Milyar  dibagi untuk 33 Kabupaten/Kota, bisa hitunglah berapa dapatnya per kabupaten untuk perbaikan jalan, kurang lebih 10 Milyar, dengan parahnya jalan di Simalungun dengan dana 10 Milyar paling hanya bisa menutupi lobang. 


"Jadi selamat menikmati jalan nerakalah kita sampai tahun 2022, pak Gubernur dana perbaikan rumah dinas 75 M mungkin bisa dialihkan untuk perbaikan jalan ya pak.... ampoooon." ketus Hendra di Media Sosial.


Terpisah, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat dikonfirmasi NET24JAM.ID, Sabtu (4/9/2021), melalui pesan Whatsapp terkait kekecewaan masyarakat Simalungun kepadanya karena 3 tahun kepemimpinannya seluruh jalan Provinsi di Simalungun rusak parah dan tidak bisa diperjuangkan untuk diperbaikinya di tahun 2021 ini, hingga kini Edy Rahmayadi belum memberikan jawaban lebih lanjut.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Potret Buram 3 Tahun Edy Rahmayadi, Jalan Provinsi di Simalungun Rusak Parah

Terkait

Iklan