Iklan

BPN ; Sikat Habis Penggarap PTPN III Di Kelurahan Bahsorma dan Gurilla

12/11/21, 09:37 WIB Last Updated 2021-11-12T02:37:26Z




Pematang Siantar, NET24JAM.ID -    

Detik detik Eksekusi pembersihan lahan dari penggarap di HGU aktif milik PTPN III Afdeling IV Talun Kondot yang berada di dua wilayah yaitu Kelurahan Bahsorma dan Kelurahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Sjantar tampaknya hanya tinggal menunggu hari.



Dalam dialog pertemuan di Aula Kantor Camat Siantar Sitalasari Kamis (11/11/2021) antara pihak penggarap dan perwakilan Badan Pertanaham Nasional (BPN) Eko Pramono dan Afrijal yang difasilitasi Plt. Camat Siantar Abdiriadi Siregar, S.Stp tampak salah satu penggarap menyampaikan keluhan mereka bahkan dalam percakapan tersebut salah satu penggarap tampak menyalahkan BPN dan menyatakan Sertifikat yang dikeluarkan BPN cacat hukum.


"Kenapa mesti sekarang, mula mula yang ditunjukkan pak ini, sampai kami ke Jakarta menelusuri surat ini, ini cacat hukum, yang herannya kami pak, kenapa  sekarang dikasih tau, sudah enak kami tujuh belas tahun ini, apakah ini bukan kesalahan BPN juga pak," ujar salah satu penggarap.


Sementara perwakilan BPN yaitu Kasi I Eko Pramono dan Kasi II Afrijal usai acara pertemuan dengan para penggarap kepada Konsultan hukum PTPN III dan awak media menjelaskan dengan gamblang bahwa HGU PTPN III masih Aktif 

Di Kelurahan gurilla dan bahsorma, sekalipun HGU PTPN III tidak aktif, yang memiliki hak atas tanah tersebut tetap PTPN III.


"Jika mereka tak bisa diberi pengertian, sikat habis penggarap penggarap yang ada di Kelurahan Bahsorma dan Gurilla," ujar mereka.


Hal ini juga disampaikan konsultan hukum PTPN III Ramces Pandiangan, SH., MH., kepada NET24JAM.ID secara langsung  usai pertemuan tersebut.




"Penggarap tetap menyalahkan Konsultan hukum PTPN III Ramces Pandiangan SH., MH,  beliau ini mengganggu kami di garapan, selama ini kami sudah nyaman kenapa lah datang konsultan PTPN III itu, membuat kami tidak aman, mengapa kami di biarkan sampai selama ini di garapan ini, saat kami sudah bangun rumah kami mau digusur si Ramces konsultan ini, hebat kali rupanya ramces itu, kami bermohon sama bapak bapak agar ramces pandiangan di larang datang ke garapan," terang Ramces.


"Semua kami di obrak abrik, di pecah pecah, di bongkar rumah yang menerima uang dari Ramces, memang banyak kalilah uang si Ramces itu, kami merasa tidak merdeka karena kehadiran belanda belanda hitam di garapan, dia itu belanda hitam," pungkas Ramces.


Hadir dalam pertemuan itu Kasi I dan Kasi II BPN yaitu Eko Pramono, dan Afrijal, Kabag Ops Polres Pematangsiantar Kompol Lamin SPd, Kasat Intelkam AKP Basri Lubis, SH., MH., Kapolsek Siantar Martoba AKP. Amir Mahmud SH, Kapten Infanteri Suheri Danramil, Camat Siantar Sitalasari sebagai mediator dan Fasilitator Abdiriadi Siregar, S.Stp, Kanit 2 Ekonomi Polres Pematangsiantar, Ipda Fitra dan Konsultan Hukum PTPN III Ramces Pandiangan, SH. MH.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • BPN ; Sikat Habis Penggarap PTPN III Di Kelurahan Bahsorma dan Gurilla

Terkait

Iklan