Iklan

BPN Tegaskan HGU Aktif Milik PTPN III, Konsultan Hukum Sesalkan Penggarap Tak Hadiri Rapat

22/11/21, 21:44 WIB Last Updated 2021-11-22T14:44:14Z



Pematang Siantar,NET24JAM.ID -    Badan Pertanahan Nasional (BPN) Siantar Simalungun Kamis (17/11/2021) lalu menegaskan lahan yang diolah para penggarap di sebagian Kelurahan Gurilla dan Bahsorma Kecamatan Siantar Sitalasari merupakan HGU aktif milik PTPN III.


Pertemuan yang dihadiri Forkopimca yaitu Camat Siantar Sitalasari Abdiriadi Siregar, SStp., Kapolsek Siantar Martoba AKP. Amir Mahmud, Danramil Siantar Barat Kapten Suheri, Kabag Ops Polres Pematang Siantar Kompol Lamin, dan pihak BPN Siantar Simalungun.


Namun sayangnya pada saat pertemuan dan penegasan tersebut tidak dihadiri oleh para penggarap padahal undangan telah dikirimkan Camat Sitalasari sebagai Fasilitator dan Mediator menjembatani kisruh lahan yang diklaim Futasi sebagai lahan garapannya.


Bahkan sehari sebelumnya para penggarap sempat mengintimidasi petugas BPN Sumut yang bertugas mengukur lahan tersebut di beberapa titik sempat tidak diizinkan untuk meninggalkan  Afdeling IV sebelum menunjukkan sertifikat HGU dan keterangan dari BPN.


Hal inilah yang sangat disayangkan Konsultan Hukum PTPN III Ramces Pandiangan, SH., MH., kepada NET24JAM.ID Senin (22/11/2021).


"Padahal mereka minta kejelasan tentang sertifikat HGUnya tapi saat mereka diundang untuk mendengar penjelasan tentang adanya coretan di sertifikat HGU dari BPN malah mereka tidak hadir," beber Ramces.


Masih menurut Ramces jika akta telah ditandatangani, perubahan yang dapat dilakukan adalah pembetulan kesalahan tulis dan atau kesalahan ketik yang terdapat pada Minuta Akta yang telah ditandatangani atau perubahan yang tidak Substansial.


 Jika kita jual tanah dengan alas hak sertifikat hak milik, BPN tidak serta merta menerbitkan sertifikat hak milik yang baru melainkan dengan mencoret pemilik pertama berobah menjadi pemilik kedua dengan cara membuat berita acara 


"Hal ini sudah beribu kali saya jelaskan kepada penggarap, bahwa perobahan ini sudah ada berita acaranya, Jadi sertifikat HGU PTPN III no 1 Pematang Siantar sah demi hukum, akan tetapi para penggarap berlaku arogan dan tidak mau menerima penjelasan dari BPN Siantar Simalungun,

kalo saya bilang manusia bebal," jelaskan Ramces.


"Para penggarap tau negara kita Negara hMHukum, jika memang mereka merasa memiliki dengan alas hak yang jelas

Silahkan laporkan saya, tapi jika para penggarap yang melanggar hukum

harus siap juga menghadapi Konsekuensinya, setiap pelanggaran ada ganjaran yang harus di tanggung," pungkas Ramces.


Sementara ketua Futasi Jonar Sihombing saat dikonfirmasi NET24JAM.ID Senin (22/11) melalui pesan Whatsapp terkait undangan dikantor Camat yang tidak mereka hadiri hingga berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban.


(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • BPN Tegaskan HGU Aktif Milik PTPN III, Konsultan Hukum Sesalkan Penggarap Tak Hadiri Rapat

Terkait

Iklan