Iklan

Seorang Polisi Bersimbah Darah Dibacok dan Dikeroyok Puluhan Orang

01/11/21, 03:03 WIB Last Updated 2021-10-31T20:09:25Z


Medan,NET24JAM.ID -     Seorang Polisi  bersimbah darah dikeroyok puluhan orang di Jalan Setia Budi Perumahan Kalpatara Indah Kelurahan Hevetia Timur Kecamatan Medan Helvetia pada hari Jum'at (22/10/2021) lalu.


Korban diketahui bernama Aipda Eko Sugiawan yang merupakan anggota dari Polsek Medan Timur.


Atas kejadian tersebut, Aipda Eko mengalami luka bacokan serius dibagian tubuhnya dan abang kandung korban Edy juga mengalami pengeroyokan mengakibatkan mobilnya rusak parah namun Edy tidak mengalami luka.


Sebelum kejadian abang Aipda Eko  sempat mengajak bertemu disekitar wilayah Helvetia untuk konsultasi dikarenakan ada masalah dan meminta solusi  kepada Eko.


Sebelum kejadian pada pukul 21.56 Wib istri Edy yang juga merupakan Anggota Kepolisi menelfon dan memberitahukan bahwa rumahnya diserang oleh puluhan orang.


Mendapat berita tersebut Edy mengajak Eko langsung mengarah kerumahnya, sesampainya didepan komplek, Edy melihat puluhan orang sehingga Edy menepi didepan komplek Perumahan.


Selang tak berapa lama ada beberapa orang keluar dari dalam komplek dan satu dari mereka melihat keberadaan Edy yang tanda dengan mobil Edy sehingga berteriak dan sambil menunjuk kearah Edy dan memberitahukan kepada yang lain.


Menurut keterangan Edy, puluhan orang tersebut sempat merusak rumah miliknya dan kemudian mereka keluar komplek dan mendatangi Edy.


"Setelah mereka merusak rumah, saya membuka kaca mobil saya disaat itu saya mendengar dua kali suara letusan senjata api dan saya menunggu mereka keluar," ucap Edy.


Edy menambahkan setelah mereka keluar mereka langsung menyerang Edy secara berutal.


"Setelh mereka keluar langsung menyerang saya secara brutal dan membabi buta dengan Samurai, Stik Golf bahkan Tombak yang sempat masuk kedalam mobil mengarah ke saya, mobil saya hancur dipukul dengan benda yang mereka bawa," ceritakan Edy.


Dirinya merasa panik karena dihujani pukulan benda keras kearah mobilnya dan langsung tancap gas ke arah dalam komplek guna menghindari pengeroyokan, namun Edy sempat melihat kearah belakang ke adiknya Eko yang mengendarai sepeda motor dikejar oleh mereka.


"Saya lihat adik saya sudah dikejar pakai klewang dan tidak mungkin saya membantu dikarenakan banyak jumlah jadi saya putuskan maauk ke komplek," ucap Edy.


Setelah masuk komplek para pengeroyok pergi dan tak lagi mengejar Edy akan terapi adik Edy mengalami luka bacokan dan bersimbah darah.


Atas kejadian tersebut Edy melaporkan ke Polsek Medan Helvetia, namun pihak Polsek melimpahkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan.


"Saya liat adik saya sudah bersimbah darah disekujur tubuhnya dan saya membuat laporan ke Polsek Medan Helvetai akan tetapi ditarik perkaranya ke Polrestabes Medan," kata Edy.


Sementara itu Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahean dan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Theo belum memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.


(Red/Sumber)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Seorang Polisi Bersimbah Darah Dibacok dan Dikeroyok Puluhan Orang

Terkait

Iklan