Iklan

Kapolrestabes Medan Gelar Konfrensi Pers Kasus Tindak Pidana 338 dan 365 di Jalan Kanal

03/12/21, 16:21 WIB Last Updated 2021-12-03T09:42:23Z





Medan NET24JAM.ID - Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim Polerstabes Medan gelar Konfrensi Pers terkait kasus tindak pidana pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Kanal pada Kamis (2/11/2021) di Mapolrestabes Medan.


Kapolrestabes Medan dalam paparannya, kejadian tersebut terjadi pada Rabu dini hari (1/12/2021) yang dialami oleh Supir Taksi Online bernama M.Idris (42) yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia ditepi jalan tepatnya di Jalan Kanal Kelurahan Titi Kuning Kecamayan Medan Johor Medan Sumatera Utara.



Dari hasil penangkapan Satreskrim Polrestabes Medan pelaku diketahui berinisial IGL (43) warga Jalan Persamaan Gang Buntu 53 Kelurahan Siti Rejo II Kecamatan Medan Amplas Medan.



Kapolrestabes mengatakan pelaku menghabis nyawa korban denga cara mencekik leher korban hingga meninggal dunia.


"Tersangka IGL menghabisi korban dengan cara mencekik leher korban hingga meninggal dunia, setelah korban tidak bernyawa pelaku membawa mayat korban di TKP penemuan mayat koran di Jalan Kanal dan tersangja IGL kembali pulang kerumahnya di Amplas," jelaskan Riko.



Kronologis kejadian berawal pada hari Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 23.00 Wib tersangka IGL meminta tolong salah seorang rekannya bernama Santoso untuk memesan Taksi Online dengan alamat tujuan Hotel Soechi di Jalan Cirebon No 76 A Pasar Baru Kecamatan Medan Kota dan korban merespon pesanan tersebut sesuai Aplikasi, namun saat sesampainya ditujuan tersangka IGL tidak mau membayar ongkos dengan alasan tidak memiliki uang sehingga terjadi adu mulut dan berakhir dengan perkelahian dan berujung dengan kematian korban.



Tak butuh waktu lama Tim Gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumut berhasil menangkap pelaku IGL dan selanjutnya dilakuan pengembangan, dari hasil introgasi oleh petugas pelaku dibawa ke rumah salah seorang rekan pelaku bernama Santoso, namun saat akan diamankan, Santoso melakukan perlawanan dan mencoba merampas senjata milik petugas, kemudian petugas melepaskan tambakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali, akan tetapi Santoso tidak mengindahkan peringatan tersebut sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur dan akhirnya Santoso tersungkur dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis namun nyawa Santos tidak tertolong.





Dalam paparannya, Kombes Pol. Riko menjelaskan bahwa tersangka IGL menghabisi nyawa korban dengan cara mencekik leher korban hingga meninggal dunia.


"Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara mencekik leher korban hingga tak bernyawa selanjutnya pelaku membawa mayat korban ke TKP penemuan mayat di Jalan Kanal dan pelaku langsung kembali pulang kerumahnya," kelaskan Riko.



Dari hasil penangkapan pelaku petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti  Satu Unit Mobil Korban merk Daihatsu Sigra warna Silver dengan Nopol. BK 1193 GY, sandal, sepatu, baju milik korban dan satu topi milik pelaku.

Atas perbuatanya kini tersangka IGL dijerat Pasal 338 dan 365 KUHPidana  dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tandas Kapolrestabes Medan Kompol Riko Sunarko.


(Misdy)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kapolrestabes Medan Gelar Konfrensi Pers Kasus Tindak Pidana 338 dan 365 di Jalan Kanal

Terkait

Iklan