Iklan

Sweet Seventeen Peradi, "Peradi Single Bar, Peradi Kuat dan Peradi Jaya"

24/12/21, 14:21 WIB Last Updated 2021-12-25T05:12:46Z

 

Sweet Seventeen "Peradi Single Bar Peradi Kuat Peradi Jaya"



Jakarta,NET24JAM.ID - || 24/12/2021

Genap Usia 17th PERADI Single Bar, Kuat dan Jaya yang merupakan salah satu Yel yel Peradi, salam perjuangan tetap semangat untuk kebaikan Umat Advokat Indonesia.


Dalam rangka memperingati 17th Peradi, Advokat Kondang Mohammad Mara Muda Herman Sitompul SH MH yang akrab disapa MMMHS atau Hersit perjuangan dan sepak terjang selama 17 tahun melakukan tugas tugas Peradi dalam Penegakkan Hukum di Indonesia.



Hersit mengkupas tentang perjalanan, Pendiri dan Kejelasan Hukum yang pernah terjadi ditubuh Peradi yang sempat ke meja hijau adalam perundungan terkait pemilihan Ketua Umum, biarlah kebenaran hukum yang akan bicara sambil mengemas keareah Peradi Bersatu kembali dengan 9 Tim Work, diharapkan dapat bekerja berdasarkan yang disepakati dihadapan Petinggi Hukum Menkumham dan Menteri Kehakiman RI dan Tiga Peradi yang terhormat ini, tapi secara Fakta dan nyata sampai saat sekarang belum juga terlihat jasil dari Perundingan tersebut meski Peradi sudah mengirim Surat sehingga terjadi Korespenden surat menyurat.



Disini menurut hemat saya bukan masalah Kalah atau Menang atau juga karena Tokoh Calon Ketum yang mau dicalonkan, akan tetapi jauh dari itu Kepentingan Nasib Generasi Advokat Muda (Young Lawyers Comitte) kedepannya Estafet Kepemimpinan perlu Politi Kill Will untuk bersatu, saya pinjam Pepatah lama yang mengatakan, "Bersatu Kita Kuat, Bercerai Kita Runtuh".



Diusia yang ke 17th ini, Peradi perlu Menata dengan Apik dan Cantik Jelita, Peradi tentunya harus Evaluasi apa Keberhasilan dan apa yang belum tercapai, jangan baik baiknya saja, salah satu contoh, yang baik Alhamdulillah Peradi sudah dapat membeli Graha Peradi di kawasan seputar Rawamangun dengan 7 Lantai dan tidak lama lagi ditahun depan sudah dapat kita gunakan untuk kepentingan Peradi, kekuragannya kita harus bersatu serta dapat merangkul OA diluar Peradi ini juga sudah dipikirkan kedepannya.



Secara pribadi Wakil Kekretaris Jendral yang merupakan pembimbing Kajian Hukum dan Perundang undangan mengucapkan "Selamat Ulang Tahun Perafi yag ke 17 Tahun".

Komitmen tetap mempertahankan bentuk OA Single Bar demi Kwalitas Advokat Indonesia, dengan Yel yel "Peradi Single Bar Kuat dan Peradi Jaya".

Salam perjuangan, tetap semangat Advokat Indonesia.



Peradi Lahir tepatnya pada 21- Desember- 2003 dan hari ini genap 17 Tahun yang masih Muda Beia dan baru ditahun 2005 dipublilasikan di Balai Soedirman Jakarta yang dihadiri Lembaga Tinggi Negara dibidang hukum  Ketua Mahkama Agung RI, Menteri Kehakiman, Komisi III DPRRI, Kapolri dan Kejaksaan Agung RI yang turut menyaksikam dan semarakkan lahirnya Peradi.


Hal ini dikarenakan kita punya Undang undang Advokat No.18 Tahun 2003 sejak di masa Orde Lama dan dimasa Orde Baru kita sudah memiliki Litigimasi Advokat seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman sudah ada, hal ini patut kita banggakan.




Evaluasi Peradi, dalam perjuangan Peradi diusia yang ke10 Tahun dibawa Pimpinan Bung  Otto Hasibuan yang terpilih secara Aklamasi putra kelahiran Pematang Siantar tersebut bukan suatu hal yang mengagetkan dan patut dipilih karena sudah cukup Senior dan ketika itu Otto menjabat sebagai Ketua Umum DPP Ikadin Organisasi tertua yang didirikan pada 10- November- 1985, OA pendiri Peradi merupakan suatu amanat bagi beliau seorang Advokat Senior dan Advokat pejuang merasa terpanggil dan ingin berbuat untuk Organisasi Advokat pasca Undang undang Advokat No.18 Tahun 2003.



Dalam perjuangannya cukup baik dan Solid 8 OA (Organisasi Advokat) bersama sama membangun Organisasi untuk melakanakan Delapan Kewenangan Peradi yakni, membuat PKPA, Ujumian Calon Advokat, Mengawasi Advokat, Mengadili Advokat yang melanggar Kode Etik dan Ad/ RT Peradi.



Namun pada Munas di Makasar saat pergantian Ketua Umum yang berakhir masa jabatannya, Prof. OH nama singkat panggilan akrabnya terjadi gejolak dimana Pendapat yang biasa ditubuh OA tidak bisa dilanjutkan sehingga terpaksa DPN pada hasil Rapat Kepanitiaan Sc dan OC di Makasar tidak Kondusif dilakukan penundaan selama 6 bulan paling lama waktu yang diberikan.


Selanjutnya Munas diadakan di Pekan Baru Riau meski pun ada sedikit ganguan Munas namun tetap terus berjalan dengan semangat.


Pada akhirnya diantara Calon Ketua Umum yang tidak merasa puas dari pihak  Rekan LMPP dan JG menempuh Jalur Hukum di Pengadilan Jakarta Pusat.


Itulah kilas balik perjalanan beridirnya Peradi dari awal hingga saat sekarang ini da masih Eksis tetap " Peradi Single Bar, Peradi Kuat, Peradi Jaya".



(Bambang)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sweet Seventeen Peradi, "Peradi Single Bar, Peradi Kuat dan Peradi Jaya"

Terkait

Iklan