Iklan

Tanah Karo Sajikan Noma Karang Pemandian Alami Suasana Pegunungan dan Pesawahan

10/12/21, 03:20 WIB Last Updated 2021-12-09T20:33:50Z




Karo,NET24JAM.ID - ||Sabtu,(10/12/2021).       
Pemandian Alam Bernuansa Pedesaan  terletak di Desa Kidupen Kecamatan Juhar Kabupaten Karo Sumatera Utara, menawarkan air sungai yang jernih dan masih alami dengan Panorama alam Pegunungan dan Pesawahan yang alami.


Lokasi tersebut  adalah Namo Karang terdapat sungai yang dialiri air dari Lau Jendi patut diacungkan jempol karena suana Atmosfir yang tenang ditengah lokasi Pemandian Namo Karang dengan suara Gemercik air dan ciri alam yang unik seta tersembunyi mambuat pengunjung menjadi relax dan nyaman.



Jarak tempuh untuk mencapai lokasi sekitar 1 jam dari Kota Brastagi dan dari Arah Kota Binanga jarak tempuh lebih dekat terpaut 7 Km dan lokasi tersebut dapat dilalui menggunakan kendaraan Universal, tidak hanya Bus Desa ada juga Angkutan Tradisional khas Sumut yakni Becak Bermotor yang sudah siap menunggu sewa dari simpang Tugu Jagung.




Noma Karang tidak hanya menyajikan Panorama Alam serta pemandian namun juga Keramah tamahan warga penduduk desa yang mayotitas yang berprofesi sebagai perani akan menyambut hangat para pengunjung dan berbagi cerita menerangkan tentang Pemandian tersebut.




Bagi masyarakat yang selama ini penat dengan hiruk pikuknya perkotaan dan sudah sulit untuk mencari suasana yang nyaman dan tenang, di Noma Karang kita mendapatkan Fenomena Pesona Alam yang dikelilingi hijaunya pesawahan yang menyegarkan.






Pemandian Noma Karang merupakan Sungai yang dialiri air pegunungan  masih alami dan indah, dan sungai tersebut sungai yang dangkal namun ada beberapa titik yang cukup dalam hingga mencapai kedalaman  4 meter dan untuk area tersebut ada ketentuan dari pihak pengelola demi keselamatan pengunjung.


Suasana yang indah di Noma Karang merupak momen untuk mengabadikan sausana saat berlibur, apalagi disaat tanaman padi yang baru berumur 2 bulan merupakan suasan yang tepat untuk mengabadiakan moment saat berlibur.


Pada saat musim panen tiba, pengunjung akan dimanjakan dengan moment dimana warga setempat akan melakukan Tradisi saat panen yakni Tradisi Guro guro Aron tradisi masyarakay dalam menyongsong Kerja Tahun Desa Kedupen.



Wisata pemandian tersebut dikelola oleh Tubuh Usaha yang merupakan Milik Desa (BUMDES) dan bagi para pengunjung harus membayar uang Kontribusi masuk areal sebesar RP5000,- per orang, cukup murah dan terjangkau.



(Red/Sumber)

Writting : Miasy.w
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tanah Karo Sajikan Noma Karang Pemandian Alami Suasana Pegunungan dan Pesawahan

Terkait

Iklan